Bunga rampai ini terjadi dari kumpulan hasil-hasil kesusastraan yang dikutip selama semenjak kedatangan Jepang di Indonesia tahun 1942 hingga tahun 1948. Majalah dan surat kabar yang dipergunakan ialah: Pandji Pestaka, Djawa Baru, Asia Raja, Keboedajaan Timoer, Pantja Raja, Pembangoenan, Pembaruan, Nusantara, Arena, Seniman, Wartawan, Gelombang Zaman, Siasat, Gema Suasana, Mimbar Indonesia, dll…
Cinta yang kita rasa tak pernah sejalan. Aku menanti hangatnya mentari, kamu menanti sejuknya hujan. Aku mengejar dinginnya pagi, kamu mengharap hangatnya senja. Apa ini yang kita sebut cinta? Bukankah seharusnya cinta dapat menyatukan perbedaan ini? Kita memang tidak akan pernah sama. Karena apa yang aku sebut cinta, kamu sebut luka. Apa yang aku sebut bahagia, kamu menyebutnya sebagai …
Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal, dan berantakan. Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu. Namanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu. Novel ini menceritakan pertemuan mereka yang berhadapan di antara hamparan misteri dan rintangan.
Lewat perjuangan yang sulit cita-citanya terkabul. Ia kembali ke desanya menjadi Guru dan membangun kampung halaman yang dicintainya.
Dalam buku ini, si pengarang yang bernama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya menyindir usaha manusia yang berusaha terus menerus mencari, menemukan dan memahami diri sendiri. Cerita-cerita yang tersedia semuanya mengisahkan tentang manusia yang masih belum mengerti dirinya sendiri yang kemudian melakukan hal yang dapat membantunya menemukan jalan keluar untuk memahami akan dirinya sendiri.
Kisah ini tentang gadis kecil yang bernama Nurmas yang hidup di kampung pedalaman. Hidup di masa awal kemerdekaan dimana semua serba terbatas, bahkan sekolahpun tidak menggunakan seragam dan tidak beralas kaki. Meskipun kehidupan di kampung sana tidaklah mudah, Nur tetap menjalani hidupnya dengan ceria. Nur kelas 5 SD saat cerita ini dimulai, dia pergi ke kota kabupaten seorang diri untung mene…
DESCRIPTION Seorang pria kaya memasang iklan di sebuah surat kabar. Ia mencari seorang wanita untuk dijadikan istri. Seorang wanita menjawab iklan tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya adalah seorang wanita yang jujur dan sederhana. Padahal, wanita itu sama sekali tidak jujur maupun sederhana. Satu-satunya yang ia inginkan hanya menikahi pria itu lalu membunuhnya perlahan-lahan, aga…
Di dalam ruangan inilah nanti kamu bekerja, ucap mbah Tamin sambil membuka pintu. Seketika, bau busuk langsung tercium. Sri mematung. Di depannya terbujur seorang perempuan, dikurung dalam kerangka keranda mayat, Tubuhnya kurus dan pucat. Badannya dipenuhi borok dan nanah. Tak hanya itu, perutnya juga besar seperti orang hamil.